logo-rumah-quran
Rumah Quran
October 3, 2016
IloveAlQuranZendsJembatanIlmu
Ajari Anak Mencintai Al Quran
October 4, 2016
Show all

Bisnis ala Rosululloh

download

Berbisnis Ala Rasulullah

Hari ini kita melihat bahwa seolah pebisnis sukses itu tidak ada contoh dari seorang muslim,  pernah saya mendengar seorang sukses yang non muslim berkata;

“Saya bingung dengan umat islam yang banyak dari mereka tidak ingin menjadi pebisnis, padahal Nabi yang sekaligus Rasul yang diutus untuk umat Islam adalah seorang pebisnis, berbanding terbalik dengan Nabi yang diutus untuk kami justru tidak memiliki background dari seorang pebisnis sama sekali.” Begitu ujarnya.

Ini jadi tamparan keras untuk saya khususnya, ini pula jadi salah satu bagian mengapa kita harus berbisnis, tapi jangan lupa ala Rasulullah. Karena banyak orang yang terinspirasi oleh Rasulullah dan justru banyak mengambil pelajaran dari beliau untuk mencapai perubahan yang jauh lebih besar, bahkan Mahatma Ghandi selaku tokoh dari India yang notabene bukan seorang muslim pun mengutamakan Rasulullah sebagai orang yang beliau teladani.

Lalu bagaimana cara berbisnis ala Rasulullah?

 

  1. Berbisnis adalah jalan menuju syurga

Jika berbisnis adalah jalan mencari Nafkah, maka berbisnislah secara lillah. Menempuh semua jalan yang Allah telah menentukan cara terbaik dalam berniaga. Sehingga bebisnis tak hanya mencari sebuah keuntungan dunia saja, tapi berbisnis adalah ladang amal untuk menuju syurga.

 

Berbisnis bukan sebuah langkah untuk meninggalkan ibadah dikala sibuk dan lupa atas kewajiban ibadah kepada Allah padahal dunia hanyalah perantara menuju syurga bukan tujuan yang harus dijadikan hal utama, ingat jangan dibalik.

 

  1. Jujurlah untuk menjadi seorang yang dipercaya

“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Muslim).

Karena bisnis yang kita jalankan berniat untuk beribadah jadi landasan dari bisnis yang kita lakukan adalah jujur atas semua produk atau jasa yang kita perjual belikan, bukan malah menipu siapa saja yang melakukan transaksi dengan kita.

 

  1. Ingin pelanggan puas, tepatilah janji

Setelah jujur maka penuhilah janji yang kita telah sampaikan kepada banyak orang dalam promo-promo yang kita lakukan.

Betapa kita sering menemukan orang-orang yang berbisnis namun berbeda kata saat ia promo dan saat ia telah melakukan transaksi jual beli, karena biasanya promo hanya untuk menarik perhatian pembeli saja.

Jika kita berbuat seperti itu biasanya banyak pelanggan kecewa dalam berbisnis dengan kita.

 

  1. Mempererat dan menambah tali silaturrahim

Biasanya semakin ramai berbisnis atau berjual beli tentu kita akan bertemu dengan banyak orang. Hal ini tentu semakin banyak pula kita memiliki kolega dalam berbisnis.

Maka yang harus kita lakukan adalah menjalin silaturrahim dengan semua klien bisnis kita, tak hanya sebagai rekan bisnis tapi anggap semua yang berhubungan dengan kita sebagai saudara, semoga hal ini bisa menjadikan bisnis kita sebagai suatu yang berkah, dan menjadikan sebuah langkah untuk terjalinnya ukhuwah Islamiyah, tentu hal ini akan menjadikan sebab bangkitnya perekonomian dan izzah ummat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>